Laman

Rabu, 18 Februari 2015

Fluxbox SlackBuild Script

Fluxbox 1.3.7 sudah rilis seperti yang tertulis di website resminya fluxbox.org, karena waktu download slackware-current beberapa hari yang lalu fluxboxnya masih versi 1.3.6 jadinya kepikiran buat install yang baru.


Sebelum-sebelumnya cuma install pake cara :
./configure && make && make install
Kali ini saya memberanikan diri membuat package sendiri menggunakan skrip slackbuild, dengan deg-degan mengikuti tutorial dari slackwiki.com akhirnya bisa juga build packagenya (so happy with this first experience).

Walaupun slackbuild yang saya bikin baru cuma mengikuti cara yang ada di tutorial slackwiki tersebut ^_^

tapi saya beranikan diri untuk memposting skrip tersebut, sekaligus sebagai backup pribadi


Semoga bermanfaat, terima kasih.

"intermezzo" Pengalaman pertama waktu membuat script slackbuild

Ditengah kebingungan mau dibawa kemana hidup ini :)
Ingin belajar coding tapi otak udah susah diajak kompromi walhasil sampai hari ini masih nol besar urusan coding.

Beberapa hari yang lalu saya mengganti kembali linux mint yang sempat terinstall di pc karena ada teman yang ingin liat linux tapi ndak pake ribet :)
PC tua ini saya install slackware kembali.

Seperti biasa, saya galau mau pakai windowmanager apa (tipikal manusia ndak punya tujuan), tadinya ingin pakai DWM seperti di hdd eksternal, karena sudah lupa gimana dulu waktu install, akhirnya buat sementara saya pake fluxbox dulu aja yang udah kebawa ama slackware.

Iseng-iseng buka website fluxbox.org, ternyata ada versi baru fluxbox yaitu fluxbox-1.3.7, satu versi lebih tinggi dari bawaan slackware-current saya sekarang. Jadi mupeng deh pengen upgrade, waktu search di slackbuilds.org, eh... ga nemu. Karena males googling nyari package yang udah ada kepikiran bikin package sendiri deh, akhirnya buka slackwiki.com buat belajar bikin script slackbuild sendiri (walau kepala pusing baca script yang saya sama sekali buta).
Fluxbox yang sekarang dipakai sampai saat ini belum dikustomisasi macam-macam. Beberapa aplikasi yang sempat diinstall habis install slackware :
  • vlc punya alienbob beserta dependensinya buat setel video
  • flashplayer-plugin buat buka youtube di mozilla
  • module NVIDIA buat VGA card jadul Ge-Force 7300GT 512Mb yang nangkring di PC tua ini
  • dnscrypt-proxy beserta dependensi biar bisa browsing lebih bebas (agak bete ama "internet positif" beberapa website yang isinya bukan konten terlarang juga ikut kena imbasnya)
  • scrot buat ambil screenshot dibawah
waktu mau download scrot dari slackbuilds.org, dependensinya giblib yang dependensinya imlib2 yang kebetulan juga bisa buat fluxbox :). Link dari slackbuilds.org mengarah ke sourceforge.net yang kebetulan saat post ini ditulis sedang down sebagian katanya, walhasil googling dulu buat dapetin source giblib di repo fedora dan imlib2nya akhirnya ketemu di fossies.org, hasilnya screenshot tampilan default fluxbox yang serba putih abu-abu (kaya seragam sma) dibawah :

Screenshot fluxbox-1.3.6 default

Tadinya semua berjalan lancar sampai mentok dibagian opsi configure yang membuat saya harus buka file yang ada disource (sekali lagi baca-baca script yang saya tidak mengerti), lagi pura-pura serius baca ^_^ tiba-tiba semua buyar gara "si wewew" yang liat cicak tiba-tiba langsung lompat ke jendela dibelakang saya, hasilnya semua barang-barang yang nangkring di pinggiran jendela beterbangan termasuk sebuah botol air mineral besar yang masih berisi setengah. Baju, jaket, bantal, dan kursi mendadak basah.
Sekarang slackbuildnya masih saya anggurin gara-gara tersangka dibawah:
"Si Wewew" si kurang kerjaan sedunia
 Kucing ngungsi ga tau darimana ini, terbukti super kurang kerjaan, dari pertama datang sampe sekarang ada-ada aja ulahnya. Pernah satu kali dia lompat-lompat dinding yang tingginya 1,5M, kirain lagi apa, tau-tau cuma garuk-garuk bekas coretan spidol di dinding. Parahnya dia ngelakuin itu semaleman, sampai-sampai teman yang lagi ikut belajar di tempat saya jadi gatel pengen videoin (mungkin suatu saat akan saya upload).
Kucing kurang didikan ini juga terbukti durhaka ama majikan, kalo ngelakuin kesalahan trus diomelin dia malah balik marah dan nyakar.
Ampunn deh... @_@


Menambahkan File Instalasi Slackware-Current pada Partisi YUMI MULTIBOOT

Cara ini bisa dilakukan jika sudah memiliki Multiboot USB Drive, yang di buat dengan YUMI Multiboot USB Creator khususnya, atau pada multiboot yang lain yang mempunyai pola yang sama. Jika belum maka bisa mengikuti cara pada postingan ini.

Belum lama ini saya mendownload file-file instalasi Slackware-current dari salah satu mirror lokal repo.ukdw.ac.id. Hasil download adalah berupa file instalasi bukan image. Biasanya file-file ini di buatkan imagenya baru kemudian digunakan dengan YUMI.

Kali ini saya hanya menambahkan file-file instalasi ke dalam partisi YUMI Multiboot.

Langkah-langkahnya :
  • Copy file Slackware ke dalam folder multiboot. Dalam hal ini folder Slackware saya bernama slackware-current maka susunannya menjadi: 
(Partisi YUMI)/multiboot/slackware-current
  • Edit file "menu.lst" dalam folder (Partisi YUMI)/multiboot/menu/, tambahkan baris-baris berikut pada bagian akhir file menu.lst :
# Start Slackware Installation
title install slackware-current
root(hd0,0)
kernel /multiboot/slackware-current/kernels/hugesmp.s/bzImage
initrd /multiboot/slackware-current/isolinux/initrd.img
  •  Silahkan boot devicenya kemudian pilih menu install slackware-current  
Semoga bermanfaat terima kasih.

Minggu, 14 September 2014

Cara Mematikan Monitor Blank (Display Power Management Signaling) DPMS pada linux

Posting ini berawal waktu saya merasa terganggu saat menonton video pada player atau stream dan sedang membaca ebook. Waktu komputer tidak digunakan (mouse dan keyboard tidak disentuh), fungsi DPMS menyalakan power saving dan monitor pun stand by atau blank, padahal fungsi screensaver sudah dimatikan. Pada VLC sekalipun walau opsi "inhibit the power management daemon during playback" sudah di centang "dinyalakan" tetap saja monitor blank walaupun tidak suspend. Hal ini saya temui saat menonton video dengan VLC pada slackware. Sungguh mengganggu apalagi jika sedang ada adegan seru atau tegang :)

Untuk mengatasi hal tersebut bisa dengan membuka terminal kemudian ketik perintah berikut:
xset s noblank; xset -dpms; xset s off
Jika ingin perintah di atas permanent maka bisa ditambahkan pada skrip ".xinitrc" saat startup X, caranya:
Nyalakan opsi view hidden file pada file manager anda; biasanya dengan menekan "Ctrl + H" pada keyboard.
Cari file dengan nama .xinitrc atau .xsession
Tambahkan dua baris berikut sebelum launch Desktop Manager (DM) atau Window Manager (WM)
## DPMS off ##
(sleep 10s && xset s noblank; xset -dpms; xset s off) &
Jika setelah melakukan hal diatas monitor anda masih blank, cek pengaturan BIOS anda. Apakah ada pengaturan untuk power saving pada bios. Jika ya, matikan. Semoga Bermanfaat

Software-software USB Booting

Software-software yang pernah saya gunakan membuat media USB boot atau multiboot dari UFD atau USB Harddrive.
Semua software diatas menggunakan Antar-Muka-Pengguna/GUI (Graphic User Interface), untuk memudahkan penggunaan tanpa memerlukan pengetahuan mendalam tentang komputer.

Sabtu, 26 Juli 2014

Broadcom wireless di slackware ku

Sebenarnya hal ini sudah banyak dibahas di thread-thread forum dan milis linux. Tapi ini merupakan dokumentasi pribadi bagi saya.

Agak sedih juga hari ini waktu test running slackware yang saya install di usb-hdd ga detect broadcom wireless adapter di laptop Inspiron yang saya pinjam dari saudara.

Masalah ini dulu tidak pernah muncul karna saat instalasi saya menggunakan laptop Inspiron juga. Berhubung sudah setahun saya tidak menggunakan laptop lagi. Terakhir waktu install ulang slackware di USB HDD saya menggunakan Desktop PC yang tidak mempunyai wireless adapter sama sekali. Walaupun begitu waktu test run di netbook Toshiba yang menggunakan wireless adapter realtek saya tidak menemukan kendala sama sekali, slackware langsung mendeteksi wireless adapter tersebut.

Dikarenakan perbedaan yang terjadi dengan dua adapter diatas, saya menduga bahwa ketika saya menginstall slackware menggunakan Laptop yang memiliki adapter broadcom maka module sudah preload. Satu hal yang saya ingat broadcom menggunakan proprietary driver. Solusi yang terpikirkan adalah dengan meload module secara manual.

Setelah googling beberapa saat saya menemukan solusi di slackwiki jika anda klik link tersebut maka anda akan mendapatkan solusi berbahasa inggris yang sudah sangat jelas step by stepnya. Tapi untuk memudahkan saya yang ingin mempunyai dokumentasi yang sesuai dengan preferensi saya, dan tidak perlu lagi melakukan random searching jika saya menghadapi masalah yang sama maka saya coba menuliskannya di blog ini.

Hal yang pertama saya lakukan waktu melihat tidak ada wireless adapter yang muncul pada nm-connection-editor adalah mencheck hardware yang dimiliki laptop yang saya gunakan dengan perintah :

#lspci -v

Setelah men-scrolldown keluaran perintah tersebut saya menemukan hasil sebagai berikut :
06:00.0 Network controller: Broadcom Corporation BCM43142 802.11b/g/n (rev 01)
...
Capabilities: [16c] Power Budgeting <?>

Dari keluaran tersebut saya menemukan bahwa hardware yang dimiliki laptop ini adalah Broadcom BCM4312 dan belum ada kernel driver (module) yang diload, karena jika sudah ada module yang diload maka pada bagian akhir keluaran tersebut akan terdapat :

Kernel driver in use: wl
Kernel modules: wl
Jika sudah ada maka langkah yang dilakukan adalah meload module yang ada, nanti akan saya jelaskan contohnya.

Karena belum ada maka module harus di install terlebih dahulu. Dengan petunjuk dari Slackwiki saya mengetahui bahwa modulenya bisa didownload dari SBo

Instalasi package dari SBo dengan cara :
- Arahkan ke direktori tempat module didownload
- Ekstrak package yang sudah didownload dengan perintah :
#tar -xf [nama_package]
- Copy source module kedalam direktori hasil ekstraksi dengan perintah :
#cp [source_file] [direktori_ekstraksi]
- Arahkan ke direktori hasil ekstraksi
#cd [direktori_ekstraksi]
- Jalankan skrip slackbuild
#sh ./[skrip_slackbuild]
- Instal package yang dibuat dari skrip slackbuild
#installpkg [package_yang_dibuat_dari_slackbuild]

sesuai dengan petunjuk instalasi dari SBo untuk module broadcom jika diperlukan maka tambahkan daftar blacklist pada direktori /etc/modprobe.d/ agar tidak konflik dengan driver-driver broadcom yang lain.

#cd /etc/modprobe.d/
#nano b43_blacklist.conf
copy baris-baris berikut kedalam text editor
blacklist ssb
blacklist b43
blacklist  bcma 
Kemudian save file tersebut

Check apakah module sudah terinstal dengan perintah :
#lspci -v
jika sudah maka baris berikut akan muncul pada bagian akhir broadcom adapter :
Kernel modules: wl
Jika belum diload maka bisa diload dengan perintah :
#modprobe wl
Check kembali dengan perintah:
#lspci -v
pada akhiran keluaran akan muncul baris:
Kernel driver in use: wl

Periksa apakah device sudah terdeteksi dengan perintah :
#iwconfig
Satu catatan waktu saya menjalankan perintah ini nama device yang muncul pada saya adalah:
rename4 bukan wlan0 seperti biasanya
Periksa apakah device sudah up dan bisa digunakan dengan perintah:
#ifconfig [nama_device] up
karena keluaran iwconfig nama device saya adalah rename4 maka perintah yang saya gunakan adalah:
#ifconfig rename4 up
Sampai pada langkah ini seharusnya device sudah bisa dikonfigurasi. Saya menggunakan NetworkManager untuk konfigurasi koneksi saya, maka sebelumnya saya merestart NetworkManager daemon supaya mendeteksi adapter broadcom dengan perintah:
#/etc/rc.d/rc.networkmanager restart
selanjutnya jalankan nm-connection-editor untuk menambahkan koneksi wifi yang baru. 
Catatan: jika MAC address device tidak muncul pada tab Device MAC address, masukkan saja MAC address secara manual, MAC address bisa didapatkan dari label yang ada dilaptop atau dari keluaran perintah:
#iwconfig atau
#ifconfig
Jika tidak ada masalah yang lain maka Broadcom adapter pada laptop sudah siap digunakan, selamat terkoneksi dengan jaringan wireless ditempat anda.

Referensi: Slackwiki

Minggu, 08 Desember 2013

Membuat Multiboot USB HDD dengan YUMI Multiboot USB Creator

Warning!
Backup data pada USB HDD anda sebelum melanjutkan!
Saya menggunakan USB HDD WD-My Passport 500GB
Jika sudah membackup data anda maka silahkan lanjutkan dengan langkah berikut :
  • Download program YUMI dari pendrivelinux.com
  • Siapkan partisi untuk untuk multiboot dengan filesystem FAT32. Sesuaikan dengan kebutuhan. Saya menggunakan fasilitas "Disk Management Windows 7" untuk membuat partisi ini.
Catatan Pribadi : 25GB (Sisa space yang saya punya setelah membagi untuk kebutuhan yang lain, belum pernah terisi penuh sampai sekarang).
  • Jalankan program YUMI yang sudah didownload dengan men-double-click file tersebut.
  • Pilih partisi atau drive usb anda pada "combo box", jika tidak muncul maka anda bisa centang opsi "Showing all drive" disebelah kanan "combo box". 
Pastikan yang anda pilih adalah partisi yang tepat jika menggunakan opsi ini. Salah pilih partisi bisa mengakibatkan kehilangan data!.
  • Jika sudah terformat sebagai FAT32 anda bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya, jika belum centang opsi "Format ?: Drive (Erase Content)".
  • Pilih nama live cd atau images yang ingin anda pergunakan dari list yang ada, jika tidak ada anda bisa memilih opsi other.
  • Arahkan (Browse) ke lokasi file .iso anda. Pastikan nama file iso anda telah sama dengan format yang di inginkan YUMI, jika belum rename saja.
  • Klik Next
  • Klik OK pada pop-up window yang muncul.
  • Tunggu hingga proses selesai.
  • Pastikan tidak ada error pada log yang ada dalam popup window tadi.
  • Akan muncul pilihan untuk menambahkan atau tidak, pilih ya jika ingin Menambahkan boot image yang lain. Ini bisa dilakukan nantinya selama masih menggunakan YUMI dengan versi yang sama. Pilih tidak jika anda sudah selesai.
  • Klik Finish untuk menyelesaikan seluruh proses.
  • USB HDD siap di "Booting".
Pilih USB HDD pada menu boot BIOS maka YUMI Multiboot sudah berjalan.
Jika ingin menambahkan image yang lain bisa di lakukan kemudian, selama masih menggunakan YUMI yang sama versinya dengan yang digunakan pertama kali. Jangan centang opsi "Format ?: Drive (Erase Content)", karena ini akan menghapus data sebelumnya!.
Semoga bermanfaat.



Rabu, 11 September 2013

Fix Error libsmbclient.h Saat Compile XBMC 12.2 Frodo Pada Slackware Dengan Samba 4.x

Masalah ini saya temui ketika build XBMC 12.2 yang saya download dari SBo. Kebetulan saya menggunakan Slackware yang sudah terinstall Samba versi 4.x. Sewaktu menjalankan perintah :

sh ./xbmc.Slackbuilds 

saya mendapatkan pesan error seperti berikut :

  #include <libsmbclient.h>
                          ^
compilation terminated.
make[1]: *** [SmbFile.o] Error 1
make: *** [xbmc/filesystem/filesystem.a] Error 2
Setelah bertanya-tanya di milis google-group Slackware Indonesia.
Saya mendapatkan solusi dari salah seorang user Slackware senior di Indonesia Bapak Willy Sudiarto Rahardjo.
Dengan menambahkan line berikut sebelum bagian ./configure pada xbmc.Slackbuilds 

sed -i -e 's:#include <libsmbclient.h>:#include <samba-4.0/libsmbclient.h>:' xbmc/filesystem/{SmbFile, SMBDirectory}.cpp
Saya tidak mengetahui arti pasti dari satu baris tersebut tapi menurut pak Willy, menjawab pertanyaan saya pada google group Slackware fungsinya adalah "mengganti path samba agar sesuai dengan Samba 4.x"

Sekian, semoga bermanfaat.

Selasa, 16 Juli 2013

Subtitle Indonesia "6 Years In Love"

Subtitle Indonesia film korea berjudul "6 Years In Love" atau "Lovers for 6 Years"
Terjemahan sendiri.
Semoga berkenan.

Subscene.com