Laman

Minggu, 14 September 2014

Cara Mematikan Monitor Blank (Display Power Management Signaling) DPMS pada linux

Posting ini berawal waktu saya merasa terganggu saat menonton video pada player atau stream dan sedang membaca ebook. Waktu komputer tidak digunakan (mouse dan keyboard tidak disentuh), fungsi DPMS menyalakan power saving dan monitor pun stand by atau blank, padahal fungsi screensaver sudah dimatikan. Pada VLC sekalipun walau opsi "inhibit the power management daemon during playback" sudah di centang "dinyalakan" tetap saja monitor blank walaupun tidak suspend. Hal ini saya temui saat menonton video dengan VLC pada slackware. Sungguh mengganggu apalagi jika sedang ada adegan seru atau tegang :)

Untuk mengatasi hal tersebut bisa dengan membuka terminal kemudian ketik perintah berikut:
xset s noblank; xset -dpms; xset s off
Jika ingin perintah di atas permanent maka bisa ditambahkan pada skrip ".xinitrc" saat startup X, caranya:
Nyalakan opsi view hidden file pada file manager anda; biasanya dengan menekan "Ctrl + H" pada keyboard.
Cari file dengan nama .xinitrc atau .xsession
Tambahkan dua baris berikut sebelum launch Desktop Manager (DM) atau Window Manager (WM)
## DPMS off ##
(sleep 10s && xset s noblank; xset -dpms; xset s off) &
Jika setelah melakukan hal diatas monitor anda masih blank, cek pengaturan BIOS anda. Apakah ada pengaturan untuk power saving pada bios. Jika ya, matikan. Semoga Bermanfaat

Software-software USB Booting

Software-software yang pernah saya gunakan membuat media USB boot atau multiboot dari UFD atau USB Harddrive.
Semua software diatas menggunakan Antar-Muka-Pengguna/GUI (Graphic User Interface), untuk memudahkan penggunaan tanpa memerlukan pengetahuan mendalam tentang komputer.

Sabtu, 26 Juli 2014

Broadcom wireless di slackware ku

Sebenarnya hal ini sudah banyak dibahas di thread-thread forum dan milis linux. Tapi ini merupakan dokumentasi pribadi bagi saya.

Agak sedih juga hari ini waktu test running slackware yang saya install di usb-hdd ga detect broadcom wireless adapter di laptop Inspiron yang saya pinjam dari saudara.

Masalah ini dulu tidak pernah muncul karna saat instalasi saya menggunakan laptop Inspiron juga. Berhubung sudah setahun saya tidak menggunakan laptop lagi. Terakhir waktu install ulang slackware di USB HDD saya menggunakan Desktop PC yang tidak mempunyai wireless adapter sama sekali. Walaupun begitu waktu test run di netbook Toshiba yang menggunakan wireless adapter realtek saya tidak menemukan kendala sama sekali, slackware langsung mendeteksi wireless adapter tersebut.

Dikarenakan perbedaan yang terjadi dengan dua adapter diatas, saya menduga bahwa ketika saya menginstall slackware menggunakan Laptop yang memiliki adapter broadcom maka module sudah preload. Satu hal yang saya ingat broadcom menggunakan proprietary driver. Solusi yang terpikirkan adalah dengan meload module secara manual.

Setelah googling beberapa saat saya menemukan solusi di slackwiki jika anda klik link tersebut maka anda akan mendapatkan solusi berbahasa inggris yang sudah sangat jelas step by stepnya. Tapi untuk memudahkan saya yang ingin mempunyai dokumentasi yang sesuai dengan preferensi saya, dan tidak perlu lagi melakukan random searching jika saya menghadapi masalah yang sama maka saya coba menuliskannya di blog ini.

Hal yang pertama saya lakukan waktu melihat tidak ada wireless adapter yang muncul pada nm-connection-editor adalah mencheck hardware yang dimiliki laptop yang saya gunakan dengan perintah :

#lspci -v

Setelah men-scrolldown keluaran perintah tersebut saya menemukan hasil sebagai berikut :
06:00.0 Network controller: Broadcom Corporation BCM43142 802.11b/g/n (rev 01)
...
Capabilities: [16c] Power Budgeting <?>

Dari keluaran tersebut saya menemukan bahwa hardware yang dimiliki laptop ini adalah Broadcom BCM4312 dan belum ada kernel driver (module) yang diload, karena jika sudah ada module yang diload maka pada bagian akhir keluaran tersebut akan terdapat :

Kernel driver in use: wl
Kernel modules: wl
Jika sudah ada maka langkah yang dilakukan adalah meload module yang ada, nanti akan saya jelaskan contohnya.

Karena belum ada maka module harus di install terlebih dahulu. Dengan petunjuk dari Slackwiki saya mengetahui bahwa modulenya bisa didownload dari SBo

Instalasi package dari SBo dengan cara :
- Arahkan ke direktori tempat module didownload
- Ekstrak package yang sudah didownload dengan perintah :
#tar -xf [nama_package]
- Copy source module kedalam direktori hasil ekstraksi dengan perintah :
#cp [source_file] [direktori_ekstraksi]
- Arahkan ke direktori hasil ekstraksi
#cd [direktori_ekstraksi]
- Jalankan skrip slackbuild
#sh ./[skrip_slackbuild]
- Instal package yang dibuat dari skrip slackbuild
#installpkg [package_yang_dibuat_dari_slackbuild]

sesuai dengan petunjuk instalasi dari SBo untuk module broadcom jika diperlukan maka tambahkan daftar blacklist pada direktori /etc/modprobe.d/ agar tidak konflik dengan driver-driver broadcom yang lain.

#cd /etc/modprobe.d/
#nano b43_blacklist.conf
copy baris-baris berikut kedalam text editor
blacklist ssb
blacklist b43
blacklist  bcma 
Kemudian save file tersebut

Check apakah module sudah terinstal dengan perintah :
#lspci -v
jika sudah maka baris berikut akan muncul pada bagian akhir broadcom adapter :
Kernel modules: wl
Jika belum diload maka bisa diload dengan perintah :
#modprobe wl
Check kembali dengan perintah:
#lspci -v
pada akhiran keluaran akan muncul baris:
Kernel driver in use: wl

Periksa apakah device sudah terdeteksi dengan perintah :
#iwconfig
Satu catatan waktu saya menjalankan perintah ini nama device yang muncul pada saya adalah:
rename4 bukan wlan0 seperti biasanya
Periksa apakah device sudah up dan bisa digunakan dengan perintah:
#ifconfig [nama_device] up
karena keluaran iwconfig nama device saya adalah rename4 maka perintah yang saya gunakan adalah:
#ifconfig rename4 up
Sampai pada langkah ini seharusnya device sudah bisa dikonfigurasi. Saya menggunakan NetworkManager untuk konfigurasi koneksi saya, maka sebelumnya saya merestart NetworkManager daemon supaya mendeteksi adapter broadcom dengan perintah:
#/etc/rc.d/rc.networkmanager restart
selanjutnya jalankan nm-connection-editor untuk menambahkan koneksi wifi yang baru. 
Catatan: jika MAC address device tidak muncul pada tab Device MAC address, masukkan saja MAC address secara manual, MAC address bisa didapatkan dari label yang ada dilaptop atau dari keluaran perintah:
#iwconfig atau
#ifconfig
Jika tidak ada masalah yang lain maka Broadcom adapter pada laptop sudah siap digunakan, selamat terkoneksi dengan jaringan wireless ditempat anda.

Referensi: Slackwiki

Minggu, 08 Desember 2013

Membuat Multiboot USB HDD dengan YUMI Multiboot USB Creator

Warning!
Backup data pada USB HDD anda sebelum melanjutkan!
Saya menggunakan USB HDD WD-My Passport 500GB
Jika sudah membackup data anda maka silahkan lanjutkan dengan langkah berikut :
  • Download program YUMI dari pendrivelinux.com
  • Siapkan partisi untuk untuk multiboot dengan filesystem FAT32. Sesuaikan dengan kebutuhan. Saya menggunakan fasilitas "Disk Management Windows 7" untuk membuat partisi ini.
Catatan Pribadi : 25GB (Sisa space yang saya punya setelah membagi untuk kebutuhan yang lain, belum pernah terisi penuh sampai sekarang).
  • Jalankan program YUMI yang sudah didownload dengan men-double-click file tersebut.
  • Pilih partisi atau drive usb anda pada "combo box", jika tidak muncul maka anda bisa centang opsi "Showing all drive" disebelah kanan "combo box". 
Pastikan yang anda pilih adalah partisi yang tepat jika menggunakan opsi ini. Salah pilih partisi bisa mengakibatkan kehilangan data!.
  • Jika sudah terformat sebagai FAT32 anda bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya, jika belum centang opsi "Format ?: Drive (Erase Content)".
  • Pilih nama live cd atau images yang ingin anda pergunakan dari list yang ada, jika tidak ada anda bisa memilih opsi other.
  • Arahkan (Browse) ke lokasi file .iso anda. Pastikan nama file iso anda telah sama dengan format yang di inginkan YUMI, jika belum rename saja.
  • Klik Next
  • Klik OK pada pop-up window yang muncul.
  • Tunggu hingga proses selesai.
  • Pastikan tidak ada error pada log yang ada dalam popup window tadi.
  • Akan muncul pilihan untuk menambahkan atau tidak, pilih ya jika ingin Menambahkan boot image yang lain. Ini bisa dilakukan nantinya selama masih menggunakan YUMI dengan versi yang sama. Pilih tidak jika anda sudah selesai.
  • Klik Finish untuk menyelesaikan seluruh proses.
  • USB HDD siap di "Booting".
Pilih USB HDD pada menu boot BIOS maka YUMI Multiboot sudah berjalan.
Jika ingin menambahkan image yang lain bisa di lakukan kemudian, selama masih menggunakan YUMI yang sama versinya dengan yang digunakan pertama kali. Jangan centang opsi "Format ?: Drive (Erase Content)", karena ini akan menghapus data sebelumnya!.
Semoga bermanfaat.



Rabu, 11 September 2013

Fix Error libsmbclient.h Saat Compile XBMC 12.2 Frodo Pada Slackware Dengan Samba 4.x

Masalah ini saya temui ketika build XBMC 12.2 yang saya download dari SBo. Kebetulan saya menggunakan Slackware yang sudah terinstall Samba versi 4.x. Sewaktu menjalankan perintah :

sh ./xbmc.Slackbuilds 

saya mendapatkan pesan error seperti berikut :

  #include <libsmbclient.h>
                          ^
compilation terminated.
make[1]: *** [SmbFile.o] Error 1
make: *** [xbmc/filesystem/filesystem.a] Error 2
Setelah bertanya-tanya di milis google-group Slackware Indonesia.
Saya mendapatkan solusi dari salah seorang user Slackware senior di Indonesia Bapak Willy Sudiarto Rahardjo.
Dengan menambahkan line berikut sebelum bagian ./configure pada xbmc.Slackbuilds 

sed -i -e 's:#include <libsmbclient.h>:#include <samba-4.0/libsmbclient.h>:' xbmc/filesystem/{SmbFile, SMBDirectory}.cpp
Saya tidak mengetahui arti pasti dari satu baris tersebut tapi menurut pak Willy, menjawab pertanyaan saya pada google group Slackware fungsinya adalah "mengganti path samba agar sesuai dengan Samba 4.x"

Sekian, semoga bermanfaat.

Selasa, 16 Juli 2013

Subtitle Indonesia "6 Years In Love"

Subtitle Indonesia film korea berjudul "6 Years In Love" atau "Lovers for 6 Years"
Terjemahan sendiri.
Semoga berkenan.

Subscene.com

Jumat, 12 Juli 2013

Subtitle Indonesia Samurai I Miyamoto Musashi

Subtitle Indonesia Samurai I Miyamoto Musashi terjemahan dari subtitle yang di upload GP_Mobiles di IDWS atau GP_Movies di IDFL

Subscene.com

Jumat, 31 Mei 2013

Menjalankan wget dengan VBScript di windows

Salah satu downloader free yang sering dipake di linux juga ada versi windows nya loh.. :D
wget untuk windows bisa di download di http://gnuwin32.sourceforge.net/packages/wget.htm
dengan instalasi default wget akan terinstall pada direktori C:\Program Files\GnuWin32\
jika ingin menggunakannya bisa dengan mengetikkan perintah berikut pada Command Prompt :
"c:\program files\gnuwin32\bin\wget.exe" [opsi] [url]
Lumayan panjang untuk di ketik :).
Untuk mempersingkat waktu maka saya belajar dengan baca-baca referensi di Script Center Beginnernya Microsoft

Akhirnya saya menemukan salah satu script yang bisa di aplikasikan oleh saya (Mungkin ada cara yang lebih baik tapi baru ini yang bisa saya dapatkan setelah 2 jam baca-baca artikel di script center)
Ketik script berikut pada notepad :
Set objShell = CreateObject("WScript.Shell")
objShell.Run "cmd.exe /k "[path directory wget.exe] [opsi]"
Ganti path dengan direktori instalasi wget dan opsi dengan opsi wget, kemudian save dengan ekstensi .vbs. Karena sering dan banyak mendownload file saya menggunakan salah satu opsi wget -i sebagai input.
Copy link-link url yang akan didownload kedalam sebuah file text dan jadikan file tersebut sebagai input opsi -i pada wget. contoh script yang saya buat  berdasarkan script diatas :
Set objShell = CreateObject("WScript.Shell")
objShell.Run  "cmd.exe /k ""c:\program files\gnuwin32\bin\wget.exe"" -ct30 -w60 --random-wait -id:\downloads.txt -Pd:\downloads"
Jika ingin mengganti link download maka tinggal mengganti isi dari file downloads.txt dengan link download yang baru .

sebenarnya script diatas berfungsi untuk menjalankan program pada command line menggunakan vbscript.

semoga bermanfaat.

Selasa, 14 Mei 2013

Warnet Bangkrut dan Pemasukan Menurun?

Beberapa penyebab warnet gulung tiker menurut ane..


1. Tarif :
      " Terlalu mahal; kebanyakan user yang masih aktif di warnet belakangan adalah bocil (Bocah cilik) atau addicted gamers.., harga yang terlalu mahal, terlalu berat buat kantong mereka, #selain gamers addicted"
      " Terlalu murah; menjamurnya bisnis warnet, karna murahnya koneksi dan harga rig yang ada. Membuat para owner bersaing tidak sehat dengan membuat tarif harga yang mulai tidak masuk akal."

- Solusi : Pasanglah tarif yang masuk akal, yang masih bisa dijangkau user-user dominan dan masih menguntungkan bagi usaha. #usaha tanpa customer = mati, usaha tanpa untung = bangkrut

2. Koneksi dan spesifikasi komputer :
 " Bisnis utama warnet adalah jualan koneksi, pastikan bandwitdh mencukupi untuk klien, terutama untuk warnet yang melayani browsing dan games (sebut saja hybrid), Koneksi harus memadai untuk user browsing dan spesifikasi harus kuat untuk gaming. Jika tidak  terpenuhi maka lama-lama kelamaan user akan berkurang dengan sendirinya."

- Solusi : Lengkapi kebutuhan atau fokus pada salah satu jenis.#Ini zaman spesialisasi lebih dilirik daripada serba lengkap tapi tidak bermanfaat. Ingin murah soal koneksi buatlah "Game Center", pertegas dengan embel-embel gaming, tidak ingin terlalu banyak mengeluarkan biaya untuk PC maka lebihkanlah dalam koneksi, lengkapi semua fasilitas user browsing, mulai dari printer, scaner, card reader, kabel data, dll. Fokuslah sebagai "Internet Cafe???"

3. Pelayanan :
"User hari ini kebanyakan maunya diperlakukan istimewa, buatlah mereka beranggapan begitu walaupun sebenarnya hanya lebih care saja terhadap user. Contoh : kebersihan?, sekalipun user di suatu warnet adalah addicted gamers yang jarang peduli dengan kebersihan #yang mereka peduliin yang penting koneksi game lancar, spek PC ngangkat :) , tapi jika warnet bisa selalu terjaga dalam kondisi bersih maka dijamin mereka juga tambah betah. Segeralah layani bila user ada yang mengalami kesulitan, karna ini akan meninggalkan kesan yang baik. Mungkin hal ini akan terasa berat buat para operator, ya!, jika caranya tidak tepat."

- Solusi : Pertama, perhatikan segala kelengkapan setiap PC; headset/speaker, keyboard, mouse, mousepad, asbak (untuk warnet yang memperbolehkan merokok), termasuk software-software yang sering di pergunakan. Kedua, kebersihan; jika membersihkan ruangan "Dua kali sehari" tentu akan terasa melelahkan setiap pergantian operator, lain halnya jika setiap ada user yang selesai main PC langsung di bersihkan. Ketiga, perhatian; perhatikan user-user yang sedang bermain, apakah mereka mengalami kesulitan atau tidak, jika ya, langsung hampiri dan bantulah walaupun hal sepele sekalipun "masih banyak" user-user warnet yang belum terlalu akrab dengan komputer."

- Sebenarnya sangat banyak point yang bisa diterapkan pada pelayanan : Kerapihan meja, kerapihan desktop, shortcut. file. dll yang memudahkan user dalam pengoperasian PC. Pembatasan penggunaan program dan bandwidth, jika ingin membatasi bandwidth maka siapkanlah sebuah proxy demi kenyamanan user dan maintainer warnet sendiri. Jika pada satu waktu user melakukan sebuah game yang sama, bukankah itu suatu pemborosan bandwidth?, matikan semua update software-software yang ada pada pc user, segala macam bentuk proses update akan mempergunakan bandwidth, jadi untuk warnet yang mempunyai bandwidth yang kecil proxy bisa di bilang mutlak.

- Hati-hati dalam membatasi akses user, banyak user yang tidak suka jika akses mereka terlalu dibatasi, contoh : buka program ini ga bisa, web itu tidak bisa, dll. Kecuali program-program yang dapat mengganggu user yang lain. contoh : Netcut, keylogger, dll. dan Web-web dengan konten dewasa.

4. Yang terpenting adalah manajemen; sebagus apapun dalam memenuhi point-point diatas jika warnet tidak memiliki manajemen yang baik maka seluruhnya = zero. (point ini yang paling banyak menyebabkan bangkrut atau minimal menurunnya kualitas sebuah warnet.

Sekian dulu sementara ini, semoga bermanfaat. Masih banyak poin-poin yang lain yang bisa dijabarkan tapi saat ini baru segini yang terpikirkan berdasarkan pengalaman keluar masuk warnet dari jamannya ADSL :D