Laman

Minggu, 08 Desember 2013

Membuat Multiboot USB HDD dengan YUMI Multiboot USB Creator

Warning!
Backup data pada USB HDD anda sebelum melanjutkan!
Saya menggunakan USB HDD WD-My Passport 500GB
Jika sudah membackup data anda maka silahkan lanjutkan dengan langkah berikut :
  • Download program YUMI dari pendrivelinux.com
  • Siapkan partisi untuk untuk multiboot dengan filesystem FAT32. Sesuaikan dengan kebutuhan. Saya menggunakan fasilitas "Disk Management Windows 7" untuk membuat partisi ini.
Catatan Pribadi : 25GB (Sisa space yang saya punya setelah membagi untuk kebutuhan yang lain, belum pernah terisi penuh sampai sekarang).
  • Jalankan program YUMI yang sudah didownload dengan men-double-click file tersebut.
  • Pilih partisi atau drive usb anda pada "combo box", jika tidak muncul maka anda bisa centang opsi "Showing all drive" disebelah kanan "combo box". 
Pastikan yang anda pilih adalah partisi yang tepat jika menggunakan opsi ini. Salah pilih partisi bisa mengakibatkan kehilangan data!.
  • Jika sudah terformat sebagai FAT32 anda bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya, jika belum centang opsi "Format ?: Drive (Erase Content)".
  • Pilih nama live cd atau images yang ingin anda pergunakan dari list yang ada, jika tidak ada anda bisa memilih opsi other.
  • Arahkan (Browse) ke lokasi file .iso anda. Pastikan nama file iso anda telah sama dengan format yang di inginkan YUMI, jika belum rename saja.
  • Klik Next
  • Klik OK pada pop-up window yang muncul.
  • Tunggu hingga proses selesai.
  • Pastikan tidak ada error pada log yang ada dalam popup window tadi.
  • Akan muncul pilihan untuk menambahkan atau tidak, pilih ya jika ingin Menambahkan boot image yang lain. Ini bisa dilakukan nantinya selama masih menggunakan YUMI dengan versi yang sama. Pilih tidak jika anda sudah selesai.
  • Klik Finish untuk menyelesaikan seluruh proses.
  • USB HDD siap di "Booting".
Pilih USB HDD pada menu boot BIOS maka YUMI Multiboot sudah berjalan.
Jika ingin menambahkan image yang lain bisa di lakukan kemudian, selama masih menggunakan YUMI yang sama versinya dengan yang digunakan pertama kali. Jangan centang opsi "Format ?: Drive (Erase Content)", karena ini akan menghapus data sebelumnya!.
Semoga bermanfaat.



Rabu, 11 September 2013

Fix Error libsmbclient.h Saat Compile XBMC 12.2 Frodo Pada Slackware Dengan Samba 4.x

Masalah ini saya temui ketika build XBMC 12.2 yang saya download dari SBo. Kebetulan saya menggunakan Slackware yang sudah terinstall Samba versi 4.x. Sewaktu menjalankan perintah :

sh ./xbmc.Slackbuilds 

saya mendapatkan pesan error seperti berikut :

  #include <libsmbclient.h>
                          ^
compilation terminated.
make[1]: *** [SmbFile.o] Error 1
make: *** [xbmc/filesystem/filesystem.a] Error 2
Setelah bertanya-tanya di milis google-group Slackware Indonesia.
Saya mendapatkan solusi dari salah seorang user Slackware senior di Indonesia Bapak Willy Sudiarto Rahardjo.
Dengan menambahkan line berikut sebelum bagian ./configure pada xbmc.Slackbuilds 

sed -i -e 's:#include <libsmbclient.h>:#include <samba-4.0/libsmbclient.h>:' xbmc/filesystem/{SmbFile, SMBDirectory}.cpp
Saya tidak mengetahui arti pasti dari satu baris tersebut tapi menurut pak Willy, menjawab pertanyaan saya pada google group Slackware fungsinya adalah "mengganti path samba agar sesuai dengan Samba 4.x"

Sekian, semoga bermanfaat.

Selasa, 16 Juli 2013

Subtitle Indonesia "6 Years In Love"

Subtitle Indonesia film korea berjudul "6 Years In Love" atau "Lovers for 6 Years"
Terjemahan sendiri.
Semoga berkenan.

Subscene.com

Jumat, 12 Juli 2013

Subtitle Indonesia Samurai I Miyamoto Musashi

Subtitle Indonesia Samurai I Miyamoto Musashi terjemahan dari subtitle yang di upload GP_Mobiles di IDWS atau GP_Movies di IDFL

Subscene.com

Jumat, 31 Mei 2013

Menjalankan wget dengan VBScript di windows

Salah satu downloader free yang sering dipake di linux juga ada versi windows nya loh.. :D
wget untuk windows bisa di download di http://gnuwin32.sourceforge.net/packages/wget.htm
dengan instalasi default wget akan terinstall pada direktori C:\Program Files\GnuWin32\
jika ingin menggunakannya bisa dengan mengetikkan perintah berikut pada Command Prompt :
"c:\program files\gnuwin32\bin\wget.exe" [opsi] [url]
Lumayan panjang untuk di ketik :).
Untuk mempersingkat waktu maka saya belajar dengan baca-baca referensi di Script Center Beginnernya Microsoft

Akhirnya saya menemukan salah satu script yang bisa di aplikasikan oleh saya (Mungkin ada cara yang lebih baik tapi baru ini yang bisa saya dapatkan setelah 2 jam baca-baca artikel di script center)
Ketik script berikut pada notepad :
Set objShell = CreateObject("WScript.Shell")
objShell.Run "cmd.exe /k "[path directory wget.exe] [opsi]"
Ganti path dengan direktori instalasi wget dan opsi dengan opsi wget, kemudian save dengan ekstensi .vbs. Karena sering dan banyak mendownload file saya menggunakan salah satu opsi wget -i sebagai input.
Copy link-link url yang akan didownload kedalam sebuah file text dan jadikan file tersebut sebagai input opsi -i pada wget. contoh script yang saya buat  berdasarkan script diatas :
Set objShell = CreateObject("WScript.Shell")
objShell.Run  "cmd.exe /k ""c:\program files\gnuwin32\bin\wget.exe"" -ct30 -w60 --random-wait -id:\downloads.txt -Pd:\downloads"
Jika ingin mengganti link download maka tinggal mengganti isi dari file downloads.txt dengan link download yang baru .

sebenarnya script diatas berfungsi untuk menjalankan program pada command line menggunakan vbscript.

semoga bermanfaat.

Selasa, 14 Mei 2013

Warnet Bangkrut dan Pemasukan Menurun?

Beberapa penyebab warnet gulung tiker menurut ane..


1. Tarif :
      " Terlalu mahal; kebanyakan user yang masih aktif di warnet belakangan adalah bocil (Bocah cilik) atau addicted gamers.., harga yang terlalu mahal, terlalu berat buat kantong mereka, #selain gamers addicted"
      " Terlalu murah; menjamurnya bisnis warnet, karna murahnya koneksi dan harga rig yang ada. Membuat para owner bersaing tidak sehat dengan membuat tarif harga yang mulai tidak masuk akal."

- Solusi : Pasanglah tarif yang masuk akal, yang masih bisa dijangkau user-user dominan dan masih menguntungkan bagi usaha. #usaha tanpa customer = mati, usaha tanpa untung = bangkrut

2. Koneksi dan spesifikasi komputer :
 " Bisnis utama warnet adalah jualan koneksi, pastikan bandwitdh mencukupi untuk klien, terutama untuk warnet yang melayani browsing dan games (sebut saja hybrid), Koneksi harus memadai untuk user browsing dan spesifikasi harus kuat untuk gaming. Jika tidak  terpenuhi maka lama-lama kelamaan user akan berkurang dengan sendirinya."

- Solusi : Lengkapi kebutuhan atau fokus pada salah satu jenis.#Ini zaman spesialisasi lebih dilirik daripada serba lengkap tapi tidak bermanfaat. Ingin murah soal koneksi buatlah "Game Center", pertegas dengan embel-embel gaming, tidak ingin terlalu banyak mengeluarkan biaya untuk PC maka lebihkanlah dalam koneksi, lengkapi semua fasilitas user browsing, mulai dari printer, scaner, card reader, kabel data, dll. Fokuslah sebagai "Internet Cafe???"

3. Pelayanan :
"User hari ini kebanyakan maunya diperlakukan istimewa, buatlah mereka beranggapan begitu walaupun sebenarnya hanya lebih care saja terhadap user. Contoh : kebersihan?, sekalipun user di suatu warnet adalah addicted gamers yang jarang peduli dengan kebersihan #yang mereka peduliin yang penting koneksi game lancar, spek PC ngangkat :) , tapi jika warnet bisa selalu terjaga dalam kondisi bersih maka dijamin mereka juga tambah betah. Segeralah layani bila user ada yang mengalami kesulitan, karna ini akan meninggalkan kesan yang baik. Mungkin hal ini akan terasa berat buat para operator, ya!, jika caranya tidak tepat."

- Solusi : Pertama, perhatikan segala kelengkapan setiap PC; headset/speaker, keyboard, mouse, mousepad, asbak (untuk warnet yang memperbolehkan merokok), termasuk software-software yang sering di pergunakan. Kedua, kebersihan; jika membersihkan ruangan "Dua kali sehari" tentu akan terasa melelahkan setiap pergantian operator, lain halnya jika setiap ada user yang selesai main PC langsung di bersihkan. Ketiga, perhatian; perhatikan user-user yang sedang bermain, apakah mereka mengalami kesulitan atau tidak, jika ya, langsung hampiri dan bantulah walaupun hal sepele sekalipun "masih banyak" user-user warnet yang belum terlalu akrab dengan komputer."

- Sebenarnya sangat banyak point yang bisa diterapkan pada pelayanan : Kerapihan meja, kerapihan desktop, shortcut. file. dll yang memudahkan user dalam pengoperasian PC. Pembatasan penggunaan program dan bandwidth, jika ingin membatasi bandwidth maka siapkanlah sebuah proxy demi kenyamanan user dan maintainer warnet sendiri. Jika pada satu waktu user melakukan sebuah game yang sama, bukankah itu suatu pemborosan bandwidth?, matikan semua update software-software yang ada pada pc user, segala macam bentuk proses update akan mempergunakan bandwidth, jadi untuk warnet yang mempunyai bandwidth yang kecil proxy bisa di bilang mutlak.

- Hati-hati dalam membatasi akses user, banyak user yang tidak suka jika akses mereka terlalu dibatasi, contoh : buka program ini ga bisa, web itu tidak bisa, dll. Kecuali program-program yang dapat mengganggu user yang lain. contoh : Netcut, keylogger, dll. dan Web-web dengan konten dewasa.

4. Yang terpenting adalah manajemen; sebagus apapun dalam memenuhi point-point diatas jika warnet tidak memiliki manajemen yang baik maka seluruhnya = zero. (point ini yang paling banyak menyebabkan bangkrut atau minimal menurunnya kualitas sebuah warnet.

Sekian dulu sementara ini, semoga bermanfaat. Masih banyak poin-poin yang lain yang bisa dijabarkan tapi saat ini baru segini yang terpikirkan berdasarkan pengalaman keluar masuk warnet dari jamannya ADSL :D

Catatan Kompilasi Generic Kernel Slackware-Ku

1. Download source kernel dari kernel.org atau dari repo Slackware.
2. Pindahkan source yang telah di download ke dalam direktori /usr/src.
mv <source file> /usr/src/; cd /usr/src
    Kemudian extract :
 tar -xf <source file>
3. Hapus symbolic link yang mengarah ke source yang lama :
 rm Linux
4. Buat symbolic link yang baru :
 ln -s <direktori source kernel> Linux
5. Masuk ke direktori source :
 cd /usr/src/Linux
6. Jika download dari kernel dari repo slackware biasanya sudah ada file konfigurasinya, jika dowload dari kernel.org maka file konfigurasi bisa diambil dari folder folder /boot :
 cp /boot /config-generic-<nama kernel> .config
7. Jalankan perintah untuk membuat konfigurasi berdasarkan file .config yang baru saja kita copy :
 make oldconfig
8. Jawab pertanyaan untuk fitur-fitur baru yang ditanyakan. Jika ragu bisa tekan enter untuk memilih opsi  default.
9. Jika ingin menyesuaikan konfigurasinya sesuai kebutuhan bisa rekonfigurasi lagi dengan perintah :
 make menuconfig
10. Save konfigurasi jika telah selesai.
11. Kompilasi kernel dan modul dengan perintah :
 make bzImage modules
12. Install modules dengan perintah :
 make modules_install
13. Copy System.map, bzImage dan .config ke folder boot dengan perintah :
 cp System.map /boot/System.map-<versi.kernel>; cp .config /boot/config-<versi.kernel>; cp arch/x86/boot/bzImage /boot/vmlinuz-<versi.kernel>
14. Build file initrd, untuk memudahkan mengetahui perintahnya kita bisa menggunakan script yang sudah ada di slackware pada folder /usr/share/mkinitrd :
 /usr/share/mkinitrd/mkinitrd_cmomand_generator.sh
15. Hasilnya bisa kita pakai untuk build image initrd kita. ganti bagian versi kernel dengan versi kernel kita yang terdapat di folder /lib/modules, contoh :
 mkinitrd -c -k 3.8.8-gslack -f ext4 -r /dev/sda6 -m usb-storage:ehci-hcd:ehci-pci:usbhid:mbcache:jbd2:ext4 -u -o /boot/initrd-3.8.8-gslack.gz
16. Hapus symbolic link yang ada di folder /boot :
 rm System.map config vmlinuz
17. Buat symbolic link yang baru :
 ln -s /boot/System.map-<versi.kernel> System.map; ln -s /boot/config-<versi.kernel> config; ln -s /boot/vmlinuz-<versi.kernel> vmlinuz; ln -s /boot/initrd-<versi.kernel>.gz initrd.gz
18. Konfigurasikan lagi lilo dengan menambahkan menu untuk kernel yang baru, buka file konfigurasinya dengan text editor,
nano /etc/boot/lilo.conf
tambahkan baris ini di bagian pilihan OS seperti contoh berikut :
image = vmlinuz
initrd = initrd.gz
root = /dev/sda2
label = Slackware
read-only
sesuaikan root directory dengan root directory yang telah di buat.
19. Install lagi lilo setelah konfigurasi dengan perintah :
 /sbin/lilo -v
      Pastikan tidak ada error saat install lilo.
20. Silahkan reboot kemudian pilih menu yang baru saja di buat.

Kamis, 25 April 2013

Software-software USB Booting

Software-software yang pernah saya gunakan membuat media USB boot atau multiboot dari UFD atau USB Harddrive.
Semua software diatas menggunakan Antar-Muka-Pengguna/GUI (Graphic User Interface), untuk memudahkan penggunaan tanpa memerlukan pengetahuan mendalam tentang komputer.

Sabtu, 06 April 2013

Catatan Instalasi Slackware Ku

Reminder untuk instalasi Slackware 14.0 di laptop tempurku.
Spesifikasi Laptop-ku :
  •  Dell Inspiron 14R N4010
  •  Processor Core i5 2.53Ghz
  •  RAM 2Gb
  •  HDD 500Gb
  •  VGA Ati RadeonHD 550v
Kronologi instalasiku :
  • Instalasi Slackware menggunakan media USB HDD WD My Passport.
  • Gunakan default kernel installer sewaktu prompt boot (Belum bisa konfigurasi build kernel jadi pake yang ada dulu aja ^_^ ). Dalam kasusku huge-smp.s.
  • Install semua packages kecuali KDE, ini hanya masalah selera. XFCE lebih ringan di laptopku dan demi kenyamanan karena baru pakai Slackware saya pilih full install.
  • Ikuti semua langkah-langkah setup slackware.
  • Pilihan waktu menentukan Netconfig supaya lebih mudah pilih NetworkManager.
  • Instal Lilo pada MBR.
  • Setelah selesai tekan ctrl+alt+del untuk reboot.
Kronologi startup pertama slackwareku :
  • Pada Splash Lilo pilih Linux. Default untuk memilih slackware setelah install.
  • Setelah muncul prompt login, masukkan user login : root, password : samakan dengan password root sewaktu mengisi data instalasi.
  • Sampai tahap ini berarti Slackware sudah running.
  • Kompilasi generic kernel dari source kernel yang sudah ada kemudian reboot.
  • Install proprietary driver untuk VGA ku, reboot.
  • Buat user baru demi keamanan, baru kenal dengan slackware saya belum berani menggunakan root untuk sehari-hari.
  • Tentukan environment untuk X.
  • Perintah startx untuk masuk ke x, setelah sukses masuk ke x silahkan tentukan runlevel yang diinginkan.
  • Secara default Slackware mengunakan runlevel 3, karena laptopku digunakan bersama "Ibu Negara" (istri ku ^_^) jadi saya lebih pilih runlevel 4 agar begitu startup langsung masuk ke X.
Pilih Login Manager :
  • Secara default sudah terinstall XDM.
  • Pilihan ke dua biar ndak banyak dependensi ku pilih SLiM.

Pilihan desktop environment :
  • Untuk "Ibu Negara" siapkan user sendiri, biar ndak ikut bingung liat data-dataku yang kadang semrawut. Jadikan XFCE sebagai pilihan, karena dia sudah pernah dan tidak ada komplain menggunakan XFCE sebelumnya. Tambahan biar tampilan laptopnya masih tetap ngejreng waktu dibawa ngantor ^_^.
  • Buat pribadi pilih Fluxbox, soale tampilannya simple dan memang untuk kebutuhan ingin belajar fluxbox ^_^.
Instalasi software yang diinginkan :
Bagian ini hanya berdasarkan keinginan masing-masing.
  • Libre Office untuk office suit, kebetulan "Ibu negara" dikantor juga pake.
  • VLC Media player.
  • Sylpheed mail client, pilihan ini karena sudah pernah pakai di puppy.
  • Leafpad text editor, untuk kemudahan. Masih belajar pake vim dan emacs.
  • Mozillla Firefox yang terbaru dan addons flashgot.
  • Flash Player Plugins.
  • Prozilla untuk download manager.
  • Inkscape untuk gambar vector.
  • Team viewer untuk remote temen-temen.
  • Conky untuk hardware monitor plus "mejeng" ^_^.
  • Dll, nanti disesuaikan lagi.
Summary, pake slackware seru juga ^_^. Sekian, terima kasih.