Laman

Selasa, 14 Mei 2013

Warnet Bangkrut dan Pemasukan Menurun?

Beberapa penyebab warnet gulung tiker menurut ane..


1. Tarif :
      " Terlalu mahal; kebanyakan user yang masih aktif di warnet belakangan adalah bocil (Bocah cilik) atau addicted gamers.., harga yang terlalu mahal, terlalu berat buat kantong mereka, #selain gamers addicted"
      " Terlalu murah; menjamurnya bisnis warnet, karna murahnya koneksi dan harga rig yang ada. Membuat para owner bersaing tidak sehat dengan membuat tarif harga yang mulai tidak masuk akal."

- Solusi : Pasanglah tarif yang masuk akal, yang masih bisa dijangkau user-user dominan dan masih menguntungkan bagi usaha. #usaha tanpa customer = mati, usaha tanpa untung = bangkrut

2. Koneksi dan spesifikasi komputer :
 " Bisnis utama warnet adalah jualan koneksi, pastikan bandwitdh mencukupi untuk klien, terutama untuk warnet yang melayani browsing dan games (sebut saja hybrid), Koneksi harus memadai untuk user browsing dan spesifikasi harus kuat untuk gaming. Jika tidak  terpenuhi maka lama-lama kelamaan user akan berkurang dengan sendirinya."

- Solusi : Lengkapi kebutuhan atau fokus pada salah satu jenis.#Ini zaman spesialisasi lebih dilirik daripada serba lengkap tapi tidak bermanfaat. Ingin murah soal koneksi buatlah "Game Center", pertegas dengan embel-embel gaming, tidak ingin terlalu banyak mengeluarkan biaya untuk PC maka lebihkanlah dalam koneksi, lengkapi semua fasilitas user browsing, mulai dari printer, scaner, card reader, kabel data, dll. Fokuslah sebagai "Internet Cafe???"

3. Pelayanan :
"User hari ini kebanyakan maunya diperlakukan istimewa, buatlah mereka beranggapan begitu walaupun sebenarnya hanya lebih care saja terhadap user. Contoh : kebersihan?, sekalipun user di suatu warnet adalah addicted gamers yang jarang peduli dengan kebersihan #yang mereka peduliin yang penting koneksi game lancar, spek PC ngangkat :) , tapi jika warnet bisa selalu terjaga dalam kondisi bersih maka dijamin mereka juga tambah betah. Segeralah layani bila user ada yang mengalami kesulitan, karna ini akan meninggalkan kesan yang baik. Mungkin hal ini akan terasa berat buat para operator, ya!, jika caranya tidak tepat."

- Solusi : Pertama, perhatikan segala kelengkapan setiap PC; headset/speaker, keyboard, mouse, mousepad, asbak (untuk warnet yang memperbolehkan merokok), termasuk software-software yang sering di pergunakan. Kedua, kebersihan; jika membersihkan ruangan "Dua kali sehari" tentu akan terasa melelahkan setiap pergantian operator, lain halnya jika setiap ada user yang selesai main PC langsung di bersihkan. Ketiga, perhatian; perhatikan user-user yang sedang bermain, apakah mereka mengalami kesulitan atau tidak, jika ya, langsung hampiri dan bantulah walaupun hal sepele sekalipun "masih banyak" user-user warnet yang belum terlalu akrab dengan komputer."

- Sebenarnya sangat banyak point yang bisa diterapkan pada pelayanan : Kerapihan meja, kerapihan desktop, shortcut. file. dll yang memudahkan user dalam pengoperasian PC. Pembatasan penggunaan program dan bandwidth, jika ingin membatasi bandwidth maka siapkanlah sebuah proxy demi kenyamanan user dan maintainer warnet sendiri. Jika pada satu waktu user melakukan sebuah game yang sama, bukankah itu suatu pemborosan bandwidth?, matikan semua update software-software yang ada pada pc user, segala macam bentuk proses update akan mempergunakan bandwidth, jadi untuk warnet yang mempunyai bandwidth yang kecil proxy bisa di bilang mutlak.

- Hati-hati dalam membatasi akses user, banyak user yang tidak suka jika akses mereka terlalu dibatasi, contoh : buka program ini ga bisa, web itu tidak bisa, dll. Kecuali program-program yang dapat mengganggu user yang lain. contoh : Netcut, keylogger, dll. dan Web-web dengan konten dewasa.

4. Yang terpenting adalah manajemen; sebagus apapun dalam memenuhi point-point diatas jika warnet tidak memiliki manajemen yang baik maka seluruhnya = zero. (point ini yang paling banyak menyebabkan bangkrut atau minimal menurunnya kualitas sebuah warnet.

Sekian dulu sementara ini, semoga bermanfaat. Masih banyak poin-poin yang lain yang bisa dijabarkan tapi saat ini baru segini yang terpikirkan berdasarkan pengalaman keluar masuk warnet dari jamannya ADSL :D

12 komentar:

  1. Balasan
    1. Makasih mas sarannya .. ini lagi menurun pendapatan ... SEDIH

      Hapus
    2. @robi wahyu
      caiyo mas... selalu ada jalan

      Hapus
  2. ternyata tak segampang yang dikira ya buka warnet..

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak sulit juga kok mas.Ada kemauan dan kemampuan pasti ada jalan

      Hapus
  3. wah, pantas banyak warnet yg koneksinya lambat

    BalasHapus
    Balasan
    1. jika bermain di warnet yang fokus game, dan mas Okeh hobby download "wajar" kok. :D. Biasanya para "downloader" tidak masuk prioritas di warnet seperti demikian.

      Hapus
  4. semoga yang punya usaha warnet bisa bertahan, sebesar apapun badai yang menghadang :)

    BalasHapus
  5. maintanenance warnet sama sama saja dengan kerja seorang engineer di perusahaan, melakukan pengawasan, perawatan dan peningkatan di proses produksi. ketemu masalah dan langsung mencari solusinya dan menjaga agar tidak terulang kembali. Di warnet, demikian juga, seiring umur hardware dan software yang terus dipakai oleh banyak user, kerusakan hardware dan software banyak terjadi. Selain itu munculnya game online baru dengan spek tinggi, menharuskan kita upgrade prosesor, ram, vga dan hdd. Keyboard, mouse & headset juga sangat penting perannya, spek tinggi jika tanpa keyboard & mouse mumpuni, no meaning.
    terakhir, router [mikrotik] merupakan otak untuk membagi bandwith dan bypass port game agar browsing tidak mengganggu aktivitas game. ini sangat memegang peranan penting, spek pc tinggi, koneksi ancur (game lag) >> Non klien.

    rgds.
    from mantan engineer yg lagi fokus ke warnet

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah... ada teknisi warnet nih :D.masukan yang bagus dari praktisinya langsung nih. btw kok bisa "banting steur" ke warnet mas? Sukses selalu ya mas rgds!

      Hapus